10 Situs Ini Bagus Banget Untuk Anak Kuliahan!

10 Situs Ini Bagus Banget Untuk Anak Kuliahan!

Assalamu’alaikum!! Hiii Guys! Welcome back to Cladamn’s Blog!

Menginjak masa kuliah, kebutuhan seseorang akan selalu meningkat. Apalagi jika ngekos di perantauan. Gak cuma makan dan tempat tinggal, anggaran buku dan tugas penelitian membengkak. Kalau begini, kita dituntut pintar mengelola keuangan.

Buat anak kuliahan, gak usah khawatir. Ada 10 situs yang membantu seluruh kebutuhanmu selama kuliah. Apa saja?

1. Ketika kuliah di perantauan, mahasiswa perlu uang saku tambahan. Jika ini adalah kamu, Sribulancer.com adalah jawaban!

Sribulancer adalah situs yang mempertemukan perusahaan dengan para pekerja lepas. Karena freelance tidak terikat jam kerja, situs ini sangat direkomendasikan untukmu. Kamu bisa memilih kategori lowongan yang sesuai keahlian. Ada kategori website, penulisan, desain, bisnis dan pemasaran, pengembangan dan aplikasi mobile, serta data entri.

2. Kalau ingin pekerjaan yang beragam, bukalah StudentJob.co.id. Selain freelance, lowongan magang dan part-time tersedia.

StudentJob.co.id punya pilihan magang, parttime, dan volunteer. Kamu juga bisa membaca artikel-artikelnya demi meningkatkan skill.

3. Saat tugas paper datang, kamu bisa menyingkat waktu. Jurnal LIPI adalah situs untuk referensimu.

Situs ini menyediakan jurnal gratis! Meski tampilannya sederhana, tidak perlu bingung mencari jurnal yang diinginkan. Carilah di kolom pencarian dan klik hasilnya. Tampilan selanjutnya, klik “arsip lengkap” (di bawah kolom “Penulis”) atau nomor di bawahnya.

Begitu muncul deretan judul, klik salah satu. Kamu akan melihat abstrak jurnal. Langsung saja klik “Naskah lengkap” di kiri bawah. Jika naskah tersebut berlisensi terbuka, jurnal langsung terunduh ke PC.

4. Selain jurnal, LIPI menyediakan buku digital. Kamu bisa mengunduhnya cuma-cuma.

Lebih dari 1.000 buku dapat diunduh gratis dalam format PDF. Tinggal cari kata kunci buku, klik judul, klik “unduh naskah PDF” di sebelah kiri. Selesai! Buku terunduh otomatis ke folder penyimpanan.

5. Bukupedia.com tidak hanya menyediakan referensi untuk kuliah saja. Kamu pun bisa membeli buku impor tanpa syarat yang berat.

Bukupedia.com memiliki banyak koleksi buku dari beragam kategori dan E-book. Mulai dari ekonomi, teknologi, sastra, arsitektur dan sebagainya juga tersedia. Di samping itu, kamu juga dapat membeli buku impor dari Amazon dengan mata uang rupiah dan tanpa kartu kredit. Menarik, bukan?

6. Kalau sulit mengatur keuangan, coba klik LiveOlive.com. Bukan hanya semasa kuliah, situs ini juga penting untuk proyeksi keuangan jangka panjang.

Situs dengan tagline “Money Center” ini, sebenarnya ditujukan untuk cewek. Namun cowok-cowok bisa mencobanya. Sebab aplikasi gratis ini sangat berguna untuk proyeksi keuangan sekarang hingga masa depan.

Dalam “Money Map”, kamu diharuskan mengisi data pribadi, kekayaan bersih, gaya hidup, sumber pendapatan, dan rencana pensiun. Tenang! Kamu tidak perlu mengisi semua data yang belum dimiliki, kok! Data tersebut bisa diubah seiring fase hidupmu.

7. Memperbanyak informasi beasiswa membuat kesempatan terbuka lebih lebar. PusatInformasiBeasiswa.com adalah gudangnya.

PusatInformasiBeasiswa.com adalah situs komprehensif untukmu. Mulai dari info beasiswa S1, S2, S3, fellowship, beasiswa non gelar, hingga lowongan kerja tersedia. Semakin seru lagi karena tersedia tips mendapatkan beasiswa impian.

8. Praktek mata kuliah “Metode Penelitian”? Mulai dari sekarang, jadikan “Google Form” sebagai respondennya!

Sebelum internet marak, survei, kuisioner dan angket harus disebarkan manual. Berkat “Google Form”, kamu tinggal menyebarkan lewat dunia maya dan dapatkan respon lebih besar. Gratis!

Setelah punya akun Gmail, masuk ke Google Form. Klik “Start a new form”, buat judul, deskripsi, pertanyaan, serta jawaban sesuai dengan survei yang dirancang. Selesai dan sebarkan!

9. Kamu yang belajar bahasa asing, pasti akan suka situs Translate.com. Situs ini membuatmu belajar pengucapan bahasa asing.

Saat ini, situs Translate.com sudah didukung dengan 84 bahasa di dunia. Mulai dari Bahasa Inggris hingga Bahasa Jawa. Yang menarik, untuk bahasa tertentu, terjemahannya pun diikuti dengan audio. Tentunya ini sangat membantumu belajar mengeja kata-kata asing.

Namun perlu diingat untuk bahasa seperti Mandarin, Jepang, Rusia, Korea, dan Arab. Penerjemahan bahasa tersebut melibatkan penulisan aksara negara yang bersangkutan, bukan dengan huruf Roman.

10. Sewa kosmu habis? Kamu gak akan bingung cari ke mana kalau yang dibuka Cari-Kos.com!

Buat anak kuliah yang ngekos, situs ini pasti akan sangat membantu. Apalagi kalau sewa kos habis dan harus pindah. Sejauh ini, Cari-Kos memiliki data kos di Pulau Jawa, Sumatera, dan Bali. Kamu yang sepakat menyewa rumah dengan teman atau saudara, bisa juga mencari info sewa rumah.

Gimana? Semoga situs tadi bermanfaat ya buat kamu! Kamu punya info situs lainnya?

Sc : IDNtimes.com

15.000 Mahasiswa Kedokteran dari 158 Kampus di Indonesia Siap Menjadi Relawan Covid-19

15.000 Mahasiswa Kedokteran dari 158 Kampus di Indonesia Siap Menjadi Relawan Covid-19

Assalamu’alaikum!! Hiii guys! Welcome back to Cladamn’s Blog!

Berita mengenai Covid-19 belum ada habisnya. Salah satunya yaitu mengenai kekurangan tenaga medis yang menjadi salah satu kendala dalam percepatan penanggulangan pandemi virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Di tengah tingginya kebutuhan tenaga medis ini, Komisi X DPR menyampaikan, sebanyak 15.000 mahasiswa kedokteran dari 158 kampus di seluruh Indonesia siap menjadi relawan medis untuk membantu penanganan virus corona Covid-19. “Kami mendapatkan informasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) jika ada 15.000 mahasiswa kedokteran dari 158 kampus di Indonesia siap menjadi relawan medis.

Ini tentu menjadi kabar baik di tengah kekurangan tenaga medis dalam penanggulangan wabah corona di tanah air,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, kepada wartawan, Kamis (26/3/2020).

Huda menjelaskan 15.000 mahasiswa kedokteran tersebut berasal dari fakultas kedokteran baik di universitas maupun politeknik kesehatan (Poltekkes). Berdasarkan informasi Kemendikbud, belasan ribu mahasiswa yang siap jadi relawan itu berasal dari 82 universitas dan 72 Poltekkes.

“Kami tentu sangat mengapresiasi kesediaan para mahasiswa kedokteran tersebut yang bersedia mengajukan diri jadi relawan meskipun dengan tingkat risiko tinggi,” katanya.

Doa dan support kami untuk para pejuang garis depan, para tenaga medis yang tak kenal lelah berperang melawan musuh tak terlihat, semoga kalian selalu diberikan kesehatan dan kekuatan!

Teman-teman yang lain juga semoga selalu sehat di manapun kalian berada. Yuk kita juga turut membantu para tenaga medis dan kesehatan dengan cara STAY AT HOME, semua di rumah aja dulu untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19 ini, dan hanya keluar jika memang benar-benar diperlukan atau mendesak.

Doa kami untuk Indonesia dan juga negara lain yang terdampak, semoga semua segera pulih dan membaik seperti sedia kala, kalian semua kuat! INDONESIA KUAT

Sc: liputan6.com @komikin_ajah

Hei Para Mahasiswa Baru! Ini 10 Tips Agar Tak Sia-Sia Masa Perkuliahanmu

Hei Para Mahasiswa Baru! Ini 10 Tips Agar Tak Sia-Sia Masa Perkuliahanmu

Assalamu’alaikum! Hiii guys! Welcome back to Cladamn’s Blog!

Sebentar lagi tahun ajaran baru akan dimulai! Buat kamu yang akan lulus SMA, inilah fase hidup barumu sebagai mahasiswa. Kehidupan perkuliahan pastinya punya dinamika yang beda dengan SMA. Kamu dituntut lebih cermat dan mandiri, bisa berteman dengan siapa saja dan pandai memotivasi diri sendiri.

Jika dijalani dengan baik, kehidupan perkuliahan akan menjadi saat-saat yang tidak terlupakan dan sangat berguna buat kehidupan kamu selanjutnya. Yuk, simak 11 tips supaya kamu bisa menjalani kehidupan perkuliahan dengan baik disini!

1. Manfaatkan ospek bukan hanya sebagai ajang perploncoan. Paling tidak, carilah 3-5 orang teman.
Malas ikutan ospek karena tugasnya yang seabrek? Coba buang jauh-jauh rasa malas kamu. Lihatlah sisi positif dari agenda wajib mahasiswa baru ini. Tujuan ospek sebenarnya adalah memperkenalkan kamu pada dunia perkuliahan. Yang paling penting, ini adalah ajang di mana kamu bisa berkenalan dengan teman-teman kampusmu.

Ini penting, lho! Karena teman-teman yang kamu temukan di ospek inilah yang akan berjuang bareng sama kamu selama 4 tahun ke depan. Temukan teman yang cocok denganmu, yang bisa diajak hangout, memberikan efek positif, dan juga seru untuk berdiskusi tentang kuliah.

2. Kakak kelasmu sebenarnya tidak akan menolak kamu tanya-tanya. Rasa seganmu justru akan membuat mereka memandangmu cute.
Bingung sama materi kuliah? Atau bingung cara menghadapi dosen yang dikenal killer? Jangan ragu untuk tanya tips dan triknya sama senior kamu. Mereka yang lebih dulu menghadapi hal-hal seperti itu pasti sudah punya cara jitu juga buat mengatasinya. Nggak perlu takut dianggap cari perhatian atau sok akrab. Asal niat kamu baik dan cara pendekatan kamu juga asik, senior pasti dengan senang hati bakal bantu kamu. Kenal sama senior juga penting, lho, untuk membangun jaringan kamu yang akan berguna saat kamu lulus nanti.

3. Berteman di lingkaran yang itu-itu saja saat SMA? Sekarang waktunya kamu mengubahnya
Teman-teman yang pertama kali kamu kenal di kuliah kemungkinan besar pasti akan jadi sahabat kamu juga. Tapi jangan sampai kamu terperangkap pada lingkungan pertemanan yang itu-itu aja.

Kamu perlu memperluas lingkaran pertemananmu. Ini akan memudahkanmu dalam banyak hal: tugas kuliah, urusan organisasi, urusan ingin pindah kost, bahkan saat kamu sudah mulai mencari kerja nanti. Pastinya, pertemanan yang luas akan membantu kamu untuk membangun jaringan yang luas juga.

4. Dosen nyuruh beli buku ini-itu? Pssst… pinjam aja!
Ini adalah tips penting yang kerap terlupakan. Jangan latah beli semua buku teks perkuliahan. Jangan terpengaruh teman-temanmu yang punya buku seabrek. Jangan pula langsung percaya kalau dosenmu bilang kamu wajib beli buku yang dia rekomendasikan ke kelas.

Harga buku-buku teks itu nggak murah. Sebelum kamu langsung membelinya (atau membajaknya di tempat fotokopian), lebih baik cari apakah buku itu tersedia online di Google Books. Memang, Google Books biasanya hanya akan menampilkan beberapa bab dari sebuah buku. Tapi dosen kamu juga sama: biasanya, yang akan digunakan dalam kelas hanya bagian-bagian tertentu dari buku itu.

Kalau kelas kamu menggunakan artikel-artikel jurnal, cari apakah artikel tersebut tersedia secara gratis di internet. Kalau universitasmu berlangganan situs-situs penyimpan jurnal seperti JSTOR, Routledge, dan Cambridge Journals, maka hidupmu sebenarnya sudah dimudahkan. Kamu tinggal unduh saja PDF artikel jurnal tersebut dari internet secara gratis dan legal. Selain itu, kamu juga bisa patungan sama teman. Kalau kamu beli buku untuk mata kuliah A, dia beli untuk mata kuliah B. Jadi kalian bisa saling pinjam. Kamu juga bisa meminjam buku-buku lama milik senior kamu.

5. Mungkin ini pertama kalinya kamu hidup dari uang bulanan tetap. Pastikan ini kamu gunakan dengan cermat
Sebagai mahasiswa, kamu akan dianggap sudah dewasa oleh orangtuamu dan dituntut untuk lebih mandiri. Karena belum dapat menghasilkan uang sendiri, kamu masih akan diberi uang saku oleh orangtuamu, biasanya rutin setiap awal bulan. Uang bulanan tersebut akan menjadi biaya hidup kamu selama sebulan penuh dan usahakan jangan sampai kamu harus meminta uang tambahan.

Untuk menghindari minta uang tambahan, kamu harus cermat dalam menggunakan uang bulanan. Perhitungkan harus berapa kali kamu makan dalam sehari, harus beli kebutuhan apa aja untuk di kost, berapa budget untuk transportasi, dan lebih baik lagi kalau kamu bisa menabung.

Pikirkan juga budget kamu untuk main dengan teman-teman. Sosialisasi itu perlu, tapi jangan sampai akhir bulanmu merana, ya.

6. Sebagai mahasiswa baru, ini waktunya memberi kesan yang baik. Jangan malas — apalagi tidur di kelas
Jadwal kuliah yang padat kadang memang membuat kita capek dan malas. Belum lagi kalau kuliahnya super pagi. Rasanya kamu mau balik tidur aja.

Jangan memanjakan rasa malasmu! Memang, sih, godaan titip presensi kepada teman memang menggoda. Tapi, belum tentu juga temanmu punya kesempatan untuk itu. Bisa jadi, dosenlah yang akan mengecek presensi mahasiswa satu per satu. Kalau presensi kamu kurang dari ketentuan, kamu mungkin nggak bisa ikut ujian. Sia-sia, kan, kuliahmu 1 semester?

Jangan malas juga untuk mengerjakan tugas. Selain bisa menambah nilai, kesan kamu di mata dosen juga akan baik.

7. Dosen-dosenmu memang sangat sibuk. Tapi cobalah tanyakan kapan kamu bisa bertemu dengan mereka dan berkonsultasi
Berkonsultasi di sini bukan dalam konteks negatif, lho. Maksudnya, cobalah untuk berusaha dikenal dengan baik oleh dosen. Keuntungannya? Banyak! Selain kamu bisa diskusi mengenai materi kuliah, kamu juga bisa ikut proyek penelitian yang sedang dijalani sama dosenmu. Ikut proyek penelitian ini bisa menjadi pengalaman bekerja kamu dan tentunya kamu akan mendapat uang saku tambahan yang lumayan untuk memanjakan diri atau sekedar hangout dengan teman-teman. Oh, ya. Ilmu yang didapat dari ikut proyek penelitian juga sangat banyak dan berguna buat kamu.

Selain itu, dekat dengan dosen akan memudahkanmu meminta surat rekomendasi kalau kamu mau mendaftar beasiswa ke luar negeri. Mau dong, menghabiskan 1-2 semester di luar negeri dengan biaya negara?

8. Tolong jangan jadi mahasiswa kupu-kupu. Selagi punya waktu, ini saatnya mengeskplorasi bakat dan minatmu.
Kuliah adalah saat yang tepat untuk kamu mengeksplor minat dan bakat kamu. Kalau di SMA dulu kamu ikut ekstrakurikuler tertentu, kamu bisa lanjutkan minatmu itu dengan ikutan Unit Kegiatan Mahasiswa UKM). Di samping menyalurkan minat dan bakatmu, UKM juga bisa menjadi wadah kamu untuk memperluas pertemanan karena lingkupnya yang mencakup 1 universitas.

Selain ikut UKM, kamu juga bisa ikut organisasi-organisasi di dalam maupun luar kampus. Dengan bergabung dalam organisasi, kamu dapat mengasah jiwa kepemimpinanmu dan belajar untuk mengorganisir kegiatan kampus. Banyak juga lowongan kepanitiaan event di luar kampus yang bisa kamu ikuti, seperti panitia acara musik atau festival film. Nggak ada salahnya untuk bergabung karena kamu akan dapat pengalaman yang luar biasa.

9. Atur waktumu dengan membuat jadwal khusus. Misalnya, acara UKM hanya ada di hari Senin atau Selasa.
Jadwal kuliah yang padat, latihan di UKM, rapat organisasi, main dengan teman-teman, dan sederet kegiatan lainnya lambat laun akan membuat kamu kewalahan. Nggak menutup kemungkinan, jadwal padat itu bisa memberikan efek kurang baik pada nilaimu.

Jadi sedari awal kamu sudah harus tahu mana yang menjadi prioritas utama. Kamu harus tahu kegiatan mana yang wajib dan segera kamu lakukan terlebih dahulu. Atur waktu sebaik mungkin supaya kegiatanmu seimbang, dan tidak ada tugas atau kewajiban akademik yang keteteran. Tidak ada salahnya untuk membeli buku agenda untuk mencatat seluruh kegiatanmu setiap harinya.

10. Cobalah bersikap ramah pada siapa saja. Kamu tidak tahu siapa yang akan membalasnya dengan keramahan yang sama.
Ramah kepada teman? Sudah pasti. Ramah kepada senior? Ini juga harus. Ramah kepada dosen? Apalagi! Tapi yang ada di kampus nggak hanya mereka aja, lho. Masih ada pegawai akademik, petugas kebersihan, dan juga petugas keamanan. Bersikap ramah kepada mereka dapat memberikan kemudahan pada kita. Saat kita ada kesulitan dengan urusan administrasi kampus, pegawai akademik akan dengan senang hati membantu kita jika kita bersikap ramah kepada mereka.

Begitu juga dengan petugas kebersihan dan keamanan. Saat kita kehilangan barang di kampus, pasti mereka akan dengan senang hati membantu mencari barang tersebut. Nggak ada salahnya ramah kepada seluruh orang di kampus karena dengan adanya mereka, kehidupan kampus kita akan berjalan dengan lancar.

Semoga Bermanfaat yaaa! Hope you guys have a nice day! #Cdm4101

Sumber : Hipwee (diedit oleh iCampus Indoneia)

7 TIPE MAHASISWA YANG DISUKAI DOSEN

7 TIPE MAHASISWA YANG DISUKAI DOSEN

Assalamu’alaikum! Hi guys! Welcome back to Cladamn’s Blog!

Mahasiswaaa, bagaimana nih kabarnya? Salah satu cara untuk menjadi mahasiswa yang bahagia adalah memiliki hubungan yang akrab dengan dosen. Dosen adalah sosok penting di dunia kampus yang ikut andil dalam kesuksesanmu sebagai mahasiswa, percaya nggak percaya. Makanya, jadi mahasiswa jangan cuma dekat sama pacar, tapi juga dekat sama dosen. Asal jangan sampai bikin pacarmu cemburu aja.

Berikut ini adalah beberapa tipe mahasiswa yang disukai dosen. Kalian bisa coba menjadi pribadi-pribadi seperti mereka.

1. Mahasiswa yang memperhatikan kuliah dosennya

Dosen mana yang tidak suka pada mahasiswa yang memperhatikan waktu kuliah? Meskipun umumnya dosen itu cuek sama mahasiswanya, terserah mau belajar atau nggak, tapi beliau pasti sangat bersyukur kalau apa yang disampaikannya itu tidak menjadi percuma. Dosen itu suka dengan wajah-wajah mahasiswa yang memperhatikan, seperti pandangan fokus ke depan, wajah yang antusias, ekspresi mikir, atau yang sambil sibuk membuat catatan. Kadang seorang dosen sengaja membuat beberapa kesalahan untuk memancing reaksi mahasiswa lho. Nah, pastikan kamu yang bisa menemukan hal itu. Yang pasti dosen itu suka pada mahasiswa yang sadar bahwa waktu kuliah adalah waktu yang penting. Kamu respect pada dosen, dosen respect padamu.

2. Mahasiswa yang menjawab dan bertanya pada dosennya

Lebih dari sekadar memperhatikan, dosen juga mengharapkan ada partisipasi aktif mahasiswa di setiap kuliahnya. Mahasiswa menjawab setiap pertanyaan dan mengajukan berbagai pertanyaan. Mungkin dosen akan sangat senang kalau sampai kewalahan menjawab berbagai pertanyaan dari mahasiswa karena itu menunjukkan kalau anak didiknya sangat aktif. Kalau di kelasmu sepi-sepi aja, pastikan suaramu terdengar setiap kuliah, baik untuk menjawab atau untuk bertanya. Kalau bisa, sampai kamu jadi andalan dosen untuk menjawab pertanyaan begitu tak ada yang bisa menjawab.

3. Mahasiswa yang selalu menyapa dosennya

Mungkin kalian bukan yang paling pintar di kelas. Mungkin kalian juga bukan yang paling rajin. Namun, kalian bisa jadi mahasiswa paling santun di mata dosen. Saat ini banyak mahasiswa yang fokus pada pengembangan dirinya, jadi agak tidak peduli dengan orang-orang di sekitarnya. Kalau di jalan ketemu dosen, mungkin biasa aja atau malah pura-pura tidak tahu. Nah, kalian bisa jadi sebagian kecil orang yang punya kesopanan ini. Pada awalnya, sapaan kalian mungkin akan lewat sambil lalu saja. Tapi semakin sering kalian menyapa dosen tersebut, lama-lama beliau akan ingat wajah kalian. Syukur-syukur kalian malah disapa dulu.

4. Mahasiswa yang nilainya sesuai ekspektasi dosennya

Mungkin kamu bukan tipe mahasiswa paling sosial di kampusmu. Kamu sering tidak percaya diri dan kemampuanmu untuk mengutarakan pendapat sering acakadul. Nah, kamu bisa buktikan kepada dosenmu kalau kamu benar-benar menerima ajaran beliau melalui nilai-nilaimu. Semakin baik nilaimu dibanding yang lain, maka semakin terlihatlah dirimu. Lebih dari itu, dosen akan sangat senang kalau nilaimu bisa konsisten berada di atas. Buat dosenmu penasaran, sampai akhirnya beliau mencari keberadaanmu di kelas.

5. Mahasiswa yang bisa berdiskusi dengan dosennya

Seorang dosen sudah cukup senang dengan mahasiswa yang aktif di kelas dan lebih senang lagi jika ada yang bisa diajak berdiskusi. Kalian mungkin saja termasuk orang yang memiliki pengetahuan seluas dosenmu ini. Jika begitu, jangan sembunyikan dirimu. Kalau ada beberapa hal yang kamu tidak sependapat, sampaikan. Luruskan pandangan kalian berdua sampai ada titik temu. Menemukan partner diskusi itu sama seperti menemukan teman bagi dosen.

6. Mahasiswa yang sadar waktu penting dosen

Kalau mahasiswa di kelasmu terkenal banyak yang suka telat, pastikan kamu bukan bagian dari mereka. Dosen itu sangat senang dengan mahasiswa yang tertib dan sadar akan pentingnya waktu. Begitu dosen masuk kelas dan mahasiswa di dalamnya ada sedikit, bisa jadi beliau akan memberikan perhatian khusus pada mahasiswa-mahasiswa yang sudah siap di dalam kelas. Nah, kamu mau kan? Kalau dosenmu termasuk tipe orang yang super sibuk sampai-sampai lupa jamnya kuliah, kamu bisa jadi orang yang mengingatkan beliau dengan menjemput beliau dari ruangannya.

7. Mahasiswa yang sadar akan penampilannya di mata dosen

Penampilan mungkin memiliki porsi paling sedikit untuk disukai dosen, tapi tetap saja hal ini punya porsi. Meskipun di kampus kamu boleh berpakaian gaya apa saja, tapi penampilanmu sebaiknya menunjukkan kalau kamu menghormati dosenmu. Pakai pakaian yang rapi, kemeja, bersepatu, atau office look sekalian biar beda daripada yang lain. Tata rambutmu dan pastikan kamu wangi. Meskipun kamu sadar bahwa kamu mahasiswa yang biasa saja, tapi paling tidak dosenmu berterima kasih dalam hati karena ada yang bisa enak untuk dilihat. Apalagi kalau kamu pinter, wah tambah joss aja deh disayang sama dosen.

Yang patut kalian ketahui, keberhasilan sabagaimana yang ditulis di atas itu tergantung dari karakter dosenmu. Tapi tidak ada yang salah kok untuk dicoba, karena itu akan membuat kalian menjadi mahasiswa sebagaimana mestinya kalau di kelas. Jangan pedulikan dengan pendapat teman-temanmu yang mengatai kalau kamu cari perhatian aja. Mereka cuma sirik karena keseringan dimarahi dosen.

Semoga Bermanfaat!

Hope you guys have a nice day! Stay healthy! With love, #Cdm4101

Sc : ICampus Indonesia