PERBEDAAN BRITISH ACCENT DENGAN AMERICAN ACCENT

PERBEDAAN BRITISH ACCENT DENGAN AMERICAN ACCENT

Assalamu’alaikum!!! Hiii guys! Welcome back to Cladamn’s Blog!Are you ready for English Time?!!
BRITISH ACCENT …. everyones know this. Disaat kita berbicara bahasa Inggris, itu bahasa Inggris yang biasa digunakan di Amerika (USA) , America Accent. Kalau British Accent itu, dimana orang Inggris kalau berbicara ya British gitu, Inggrisnya lebih sulit diucapkan dan terkadang kurang jelas didengarkan. But, It’s so cool accent you know. and Much people like and wanna learning this Accent.

Dan aku disini pengen menceritakan dan menjelaskan bagaimana British Accent itu, kalian bisa dengar juga di beberapa Film Luar , seperti Harry Potter. Atau juga kalian bisa lihat di kamus Oxford.

Tapi sebagai orang Indonesia, kita harus bersyukur memiliki lidah seperti ini. Coba bandingkan lidah kita dengan lidahnya orang Jepang dan Korea, misalnya. Lidah kita lebih unggul beradaptasi untuk mengucapkan bahasa-bahasa lain di dunia. Bahkan terkadang orang Indonesia lebih fasih mengucapkan bahasa asing daripada orang asing pemilik bahasa tersebut. Buktinya, di Indonesia sudah banyak para Polyglot. Semoga aku dan kamu bisa terhitung di dalamnya. Aksen British ini digunakan oleh orang-orang di United Kingdom (England, Scotland, Northern Ireland, dan Wales.) Namun meski sama-sama berada di UK dan sama-sama menggunakan bahasa Inggris, aksennya juga berbeda-beda. Tapi dunia komunikasi dan media massa Inggris sangat berperan dalam mengurangi perbedaan dialek dan memodifikasi pengucapan dan perbendaharaan kata menjadi standard English. Jadi yang sering digunakan sekarang adalah English English atau Received Pronunciation (RP).

Spelling

Bahasa Inggris British cenderung mempertahankan ejaan banyak kata yang asalnya dari Perancis, sedangkan Inggris American mencoba untuk mengeja kata lebih mendekati cara mereka melafalkannya dan mereka menghilangkan huruf-huruf yang tidak diperlukan.Pelafalan (pronunciation)- Orang Amerika biasanya melafalkan huruf “r” dengan menggulung lidah mereka ke belakang dan merapatkannya ke langit-langit mulut sedangkan kebanyakan orang Inggris tidak melafalkan huruf “r” dalam kata, khususnya jika terdapat pada akhir kata.
– Dalam bahasa Inggris Amerika kata “can” dan “can’t” kedengaran sangat mirip sedangkan dalam bahasa inggris British Anda bisa membedakannya secara jelas.
– Orang Amerika cenderung melafalkan kata seperti “reduce”, “produce”, “induce”, “seduce” (kata-kata kerja yang berakhiran “duce”) dengan lebih rileks, yang berarti bahwa setelah huruf “d” mengikut bunyi/huruf “u”. Dalam bahasa Inggris British setelah huruf “d” ditambahkan “j”.
– Orang Amerika memiliki kecenderungan untuk mereduksi kata dengan menghilangkan beberapa huruf. Kata “facts” misalnya dalam bahasa inggris Amerika dilafalkan sama dengan kata “fax” – “t” tidak diucapkan.
– Kadang-kadang huruf dihilangkan dalam bahasa Inggris British seperti dalam kata “secretary”, dimana huruf “a” tidak diucapkan.
– Dalam bahasa Inggris Amerika, kombinasi huruf “cl” dalam kata seperti “cling”, “climat”, “club” dll, kedengaran lebih frikatif. Anda dapat menghasilkan bunyi ini dengan menegangkan pita suara.
Penekanan kata terkadang juga berbeda. Contoh, kata “details” mendapatkan penekanan pada huruf “e” dalam Inggris British dan pada “ai” dalam Inggris Amerika.Perbedaan aksen atau pelafalan janganlah menjadi persoalan. Aksen dalam berbicara adalah sesuatu yang khas, bisa saya bilang merupakan sebuah “identitas” darimana seseorang berasal. Kita tidak perlu belajar meniru abis – abisan aksen orang Inggris untuk memulai conversation. Tidak perlu. Karena Bahasa yang sama akan menyatukan kita, menghubungkan kita dengan siapapun dari negara manapun. Tidak usah meniru aksen orang lain. Cukup menjadi diri sendiri saja.Permasalahan aksen ada baiknya kita sikapi dengan cara pandang seperti ini. Aksen masyarakat sunda di Bandung berbeda dengan aksen masyarakat sunda di Tasikmalaya. Tapi apakah hal ini menjadi sebuah rintangan dalam berkomunikasi? ternyata tidak.Ada beberapa kata yang berbeda arti dalam bahasa Sunda yang sering digunakan di Bandung dan Sukabumi. Apakah ini menjadikan sebuah halangan? tidak juga. Masyarakat Bandung dan Sukabumi bisa dengan bebas berinteraksi.Kata “British English” dikhawatirkan menjadi sebuah rintangan dalam diri seseorang untuk memulai praktek conversation. Sikapilah semua ini dengan analogi masyarakat Sunda diatas. Jangan sampai kata “British English” membuat kita sibuk belajar meniru dan menjiplak gaya berbicara orang Inggris tanpa tahu apakah ada perbedaan besar diantara keduanya??Saya yakinkan sekali lagi, hanya beda tipis. Perbedaan yang paling mencolok adalah aksen. Itu saja. Aksen itu masalah lidah. Lidah kita dan bule tentu beda. Tapi kita berbicara bahasa yang sama yaitu bahasa Inggris dan inilah yang akan membuat kita terhubung dengan dunia luas.

Semoga bermanfaat! Hope you guys have a nice day! #cdm4101

Oleh : Rizqiyatul Amana