Bogor EduCARE Membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Angkatan 24! Ayo Daftar Segera!

Bogor EduCARE Membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Angkatan 24! Ayo Daftar Segera!

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh!

Hiii guys!!! Welcome back to Cladamn’s Blog! Bagaimana kabar Cladamn’s readers? I hope u guys always healthy.

Sebentar lagi kita akan memasuki tahun ajaran baru. Itu artinya, untuk adik-adik kelas 12 juga sedang bimbang mau melanjutkan pendidikan atau tidak. Betul apa betul?

“Saya ingin sekali kuliah, tapi orang tua saya tidak sanggup membiayainya.” Eits, dengar dik, sekarang sudah banyak sekali institusi pendidikan yang menawarkan beasiswa kepada kita. Salah satunya Bogor EduCARE!

Bogor EduCARE
Bogor EduCARE

Apa sih Bogor EduCARE?!

Bogor EduCARE adalah Yayasan Peduli Pendidikan Mandiri yang memberikan Beasiswa penuh 100% tanpa embel-embel yang lain, juga selalu menghadirkan program kuliah unggulan agar lulusannya siap bekerja dan berwirausaha. Serius, awalnya saya juga tidak percaya mana ada di zaman sekarang, kuliah gratis 100%. Ternyata, setelah saya menjadi salah satu bagian dari Bogor EduCARE, terbukti dan entah harus berapa kali mengucapkan syukur Alhamdulillah diberikan kesempatan untuk menuntut ilmu di Bogor EduCARE. The best campus ever, right? Untuk informasi lebih lanjut, kalian bisa baca fakta-fakta menarik tentang Bogor EduCARE di sini.

Nah, sehubungan dengan tahun ajaran baru, Bogor EduCARE sedang membuka pendaftaran mahasiswa baru, loh. Tahun ini, PMB Bogor EduCARE sedang dibuka untuk mahasiswa angkatan 24. Berikut ini mungkin bisa menjadi jawaban dari pertanyaan-pertanyaan kalian.

1. Bagaimana alur PMB Bogor EduCARE ? Sulit tidak?

Tidak sulit. Kalian hanya perlu mengikuti 7 rangkaian alur pendaftaran seperti di gambar ini, insya Allah kalian bisa menjadi mahasiswa Bogor EduCARE.

Alur PMB Bogor EduCARE

2. Bagaimana cara mendaftarnya?

Mudah sekali! Hanya 4 step, yaitu:

  1. Registrasi online.
  2. Isi formulir online.
  3. Isi formulir offline
  4. Registrasi offline.
Cara Mendaftar PMB Bogor EduCARE

3. Jadwal PMB nya dimulai kapan?

PMB Bogor EduCARE angkatan 24 dibuka dari 16 Maret 2020. Kalian bisa lihat gambar dibawah.

Jadwal PMB Bogor EduCARE

Mudah sekali bukan? Kalau kalian sudah menjadi mahasiswa Bogor EduCARE, tidak akan ada kata menyesal sama sekali. Seperti yang saya katakan, entah harus berapa kali saya mengucap syukur bisa kuliah di Bogor EduCARE. Suatu anugerah bisa dipertemukan dengan dosen-dosen terbaik dan teman-teman yang sholeh-sholehah.Oiya, ada rahasia lagi. Aku punya blog ini pun karena adanya materi pembelajaran mengenai blog di salah satu mata pelajaran di Bogor EduCARE yaitu Web Internet.
Juga, berikut adalah banner PMB Bogor EduCARE created by me. Nah, membuat banner juga merupakan materi pembelajaran di mata pelajaran Presentation Building.

Banner PMB Bogor EduCARE created by Clarisa Damayanti Mausul

Sebenarnya masih banyak sekali hal-hal menarik di Bogor EduCARE yang membuat kita terkagum-kagum mengucap Seriously? Yang benar saja? Masa iya? Dan lain-lain.

Kejarlah ilmu sampai ke negeri China.” Ya, saya setuju dengan pepatah itu. Apapun halang dan rintang harus tetap kita lewati untuk menuntut ilmu. Hanya satu yang bisa menghambat keinginan kita yaitu rasa malas. So, what are you waiting for? Kalian bisa klik disini untuk melihat informasi lebih lanjut mengenai PMB Bogor EduCARE angkatan 24.

Pokoknya, sampai bertemu di Bogor EduCARE!

Semoga bermanfaat! Hope you guys have a nice day! Stay healthy! #cdm4101

7 Alasan Kenapa Anak Beasiswa Justru Menjadi Pasangan yang Membanggakan!

7 Alasan Kenapa Anak Beasiswa Justru Menjadi Pasangan yang Membanggakan!

Assalamu’alaikum!! Hiii guys! Welcome back to Cladamn’s Blog!!

Jangan minder jadi anak beasiswa. Dapat bantuan dari negara atau yayasan bukan berarti kamu beda kelas atau kasta sama anak yang bayar reguler. Bahagialah kalau kamu dapat beasiswa, sebab kamu punya kekhususan dan prestasi yang menonjol dibanding teman-temanmu.

Hal yang lebih menarik adalah, anak beasiswa justru merupakan pasangan yang ideal dan terbaik. Kenapa?

1. Anak beasiswa biasanya sudah pasti pinter. Kecerdasannya di atas rata-rata teman-teman sebayanya.

Dapat beasiswa itu gak mudah, lho. Hanya mereka yang terpilih lah yang berkesempatan mendapatkan beasiswa. Otomatis melalui filter yang gak main-main. Lalu, apalagi yang menjadi penilaian selain prestasi? Tak ada. Kesimpulannya, mereka yang berprestasilah yang bisa dapat beasiswa. Nah, kebayang kan kalau pasanganmu kelak adalah penerima beasiswa, anakmu pun pasti cerdas secerdas orang tuanya.

2. Mereka terbiasa berkompetisi menjadi yang terbaik untuk memperoleh beasiswa. Beasiswa aja diperjuangin, apalagi kamu.

Persaingan memperoleh beasiswa itu membuat mereka terbiasa dengan atmosfer yang kompetitif. Mereka akan giat bersaing menjadi yang terbaik agar memperoleh beasiswa. Itu berarti, daya saing mereka cukup tinggi.

3. Anak beasiswa itu mampu bertahan. Itulah kelebihannya.

Mereka harus mempertahankan nilai yang baik agar beasiswanya tak dicabut. Kalau belajar aja bisa dipertahanin, apalagi hubungan kalian. Terbiasa bertahan dalam situasi dan kondisi apa pun untuk memperoleh hasil yang maksimal. Itulah kelebihan mereka. Mereka berjuang agar beasiswanya tak dicabut di tengah jalan.

4. Hidup sederhana jadi makanan sehari-harinya anak beasiswa. Dalam membangun rumah tangga, mereka tak kaget kalau harus memulai dari nol.

Malu dong kalau anak beasiswa hedon. Mereka akan berusaha menyesuaikan diri dengan uang saku yang diterima dari beasiswa. Mereka pun jadi menghargai sepeser uang yang digunakan.

5. Daripada belanja baju, anak beasiswa lebih suka belanja buku. So, kalau diajak ngobrol apa aja pasti nyambung.

Enaknya ngobrol sama anak beasiswa itu pengetahuannya luas. Mereka bisa diajak ngobrol soal apa aja. Kenapa? Karena mereka banyak membaca. Daripada membeli baju, mereka mending beli buku biar tambah pinter.

6. Anak beasiswa suka berorganisasi. Alhasil temannya banyak. Pikirannya pun jadi terbuka.

Ada beberapa yayasan yang mensyaratkan anak beasiswa ikut beragam organisasi. Ini untuk menyeimbangkan kehidupan akademis dan sosialnya. Karena itu, anak beasiswa terbiasa bertemu dengan orang banyak dan jendela pengetahuannya pun terbuka lebar.

7. Anak beasiswa itu biasanya cinta dan patuh pada negara serta bercita-cita membangun bangsa.

Anak beasiswa itu jiwa nasionalismenya tinggi. Mereka merasa dihidupi oleh negara atau instansi pelat merah lainnya. Otomatis mereka ingin memberikan yang terbaik buat negara atau paling tidak ingin ikut andil mencerdaskan anak-anak bangsa.

Nah, kriteria-kriteria tadi cukup ideal kan buat dijadikan pasangan? Jadi jangan ragu menjalin hubungan dengan anak beasiswa.

Sumber : Hipwee.com

Ini Dia Rekomendasi Kampus Di Jepang!

Ini Dia Rekomendasi Kampus Di Jepang!

Assalamu’alaikum!

Hi guys!! Welcome back to Cladamn’s Blog!

Sebentar lagi kelas 12, baik SMA atau SMK akan lulus sekolah dan pastinya ingin lanjut kuliah, kan? Atau buat kalian semua yang sedang gap year juga untuk kaka-kaka yang mau lanjut pendidikan S2 atau bahkan S3 nya. Nah, Jepang salah satu negara yang bisa menjadi alternatif pilihan pendidikan kalian semua, selain PTN atau PTS yang ada di Indonesia.

Jepang merupakan negara dengan sistem pembelajaraan terbaik di Asia. Oleh karena itu tak heran banyak orang termasuk orang Indonesia untuk memilih berkuliah disana. Selain sistem pembelajaraan yang bagus, fasilitas-fasilitasnya pun menunjang untuk kegiatan pembelajaran dan juga ramah untuk pelajar. Berikut ini rekomendasi kampus-kampus di Jepang. Here we go!!

1. Kyoto University

Universitas ini berada di Kyoto. Didirikan pada tahun 1897 sebagai universitas imperial Kyoto. Kyoto memiliki 13 institut riser serta 29 pusat riset dan pendidikan. Hingga kini telah menghasilkan 5 penerima penghargaan Nobel dalam bidang fisika teori kimia dan bidang molekuler.

2. University Of Tokyo

Universitas ini memiliki 5 kampus di Hongo, Komaba, Kashiwa, Shirokane, dan Nakano dengan jumlah 10 fakultas. Meski hampir segala jenis bidang akademis diajarkan disini. Yang paling terkenal adalah fakultas hukum dan sastranya.

3. Nagoya University

Universitas Nagoya adalah universitas negeri yang berpusat di Chikusa-ku Nagoya dan menjadi salah satu universitas bergengsi di Jepang. Dr. Ryoji Nayori salah satu penerima Nobel di tahun 2001 adalah peneliti dan pengajar di universitas ini. Selain itu, Reiji Okazaki, penemu fragmen Okazaki dan Yoshinori Okazaki penemu obat kanker, oxalipatin adalah lulusan dan profesor di universitas ini.

4. Waseda University

Universitas Waseda terletak di daerah Shinjuku Tokyo. Waseda terkenal dengan kalimat liberalnya yang disimbolkan dengan mottonya ‘Independence of Learning‘ atau ‘Kebebasan Belajar’. Program sastra di Universitas Waseda sangat terkenal dan lulusannya termasuk Haruki Murakami dan Tawara Machi.

5. Keio University

Selain merupakan universitas tertua di Jepang, universitas ini juga dikenal sebagai almamater dari sejumlah tokoh terkenal di Jepang. Universitas Keio memiliki program sarjana dan pascasarjana dengan 8 gedung kampus yang gedung utamanya berlokasi di kota MITA yang hanya di tempati oleh mahasiswa Jepang.

Cukup sekian rekomendasi kampus-kampus di Jepang. Buat kalian yang punya rencana kuliah di jepang, yang mana sih yang jadi incaran kampusmu? Terus kenapa pilih itu?

Jangan lupa share blog ini ke teman-teman kalian, yaa!!

Semoga bermanfaat, yaa!
Hope you guys have a nice day!
With love, #Cdm4101

Cr : ICampus

5 Mental Berbahaya Penyebab Gagal Beasiswa

5 Mental Berbahaya Penyebab Gagal Beasiswa

Assalamu’alaikum!!
Hii guyss!! Welcome back to my blog!!
Sekarang lagi musim-musimnya ujian untuk kelas 9 dan 12 ya kan? Itu artinya sebentar lagi mereka akan lulus sekolah. Dan pastinya ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Tapi, kita semua tahu, di zaman sekarang ini untuk masuk ke perguruan tinggi pun sangat sulit. Mulai dari persaingan yang sangat ketat menyaingi beribu bahkan berjuta orang, biaya sekolah atau kuliah yang selangit, atau bahkan sedikitnya peluang mendapat beasiswa.
Bicara soal beasiswa, siapa sih yang gamau dapat beasiswa?

Nah, berikut ini Clarisa kasih info mengenai mental-mental berbahaya penyebab gagal beasiswa untuk kalian yang ingin mendapat beasiswa atau bahkan sudah mendapat beasiswa.

1. TERLALU BANYAK BERTANYA, SEDIKIT MEMBACA

“Caranya gimana biar bisa dapat beasiswa?” pertanyaan ini terdengar familiar. Bertanya itu bagus. Namun sebelum bertanya, sebaiknya melakukan sedikit riset tentang hal yang ingin ditanyakan. Sehingga pertanyaan tersebut menjadi pertanyaan yang bermutu dan bisa memberikan manfaat, tidak hanya untuk diri sendiri namun juga untuk orang lain.

Ketika melihat pengumuman beasiswa, tentunya selalu ada penjelasan tentang prosedur pendaftaran. Jangan membiasakan diri “disuapi” belajarlah mandiri dan fokus membaca pengumuman. Karena salah satu tantangan yang akan kamu hadapi ketika belajar di luar negeri adalah belajar mandiri.

2. “MASIH BANYAK WAKTU KOK!” ALIAS MENGGAMPANGKAN

Jangan menunda-nunda. Segera carudosenyang bersedia untuk memberikan surat rekomendasi beasiswa untuk kamu minta transkrip atau legalisir dokumen dari pihak yang berwenang.

Proses mengumpulkan dokumen tersebut sangatlah menyita waktu. Tidak ada gunanya mengirimkan pendaftaran beasiswa kalau persyaratan tidak terpenuhi semua. Apalagi kalau sudah lewat batas waktu.

3. TIDAK TELITI ALIAS BURU-BURU MAU CEPAT SELESAI

You need give an attention to detail. Berdasarkan hasil survey tahun 2011 dari UNESCO menunjukkan bahwa tingkat membaca masyarakat Indonesia hanya 0,001%. Ini berarti habya dari 1000 orang Indonesia yang masih ‘mau’ membaca buku serius. Jangan menjadi salah satu dari 999 orang Indonesia yang tidak mau serius membaca.

Ketika mengisi formulir pendaftaran baca perintahnya satu-satu. Baca juga apa yang diminta oleh pihak pemberi/sponsor beasiswa supaya motivation letter kamu memenuhi kriteria pihak panitia dan lolos ke tahapan seleksi selanjutnya.

4. KECIL HATI BAHKAN SEBELUM MENCOBA ALIAS PENAKUT

“Sepertinya sulit, biaya tambahannya banyak!”
“Wah, banyak saingannya!”
“Banyak banget sih syarat-syaratnya.”
“Bahasa Inggris dan nilai IP saya pas-pasan, nih!”

Kalau kamu punya pikiran seperti di atas, sebaiknya menghindari yang namanya mendaftar beasiswa. Orang yang sukses adalah orang yang berani mengambil resiko.

5. CUMA MENDAFTAR 1 ATAU 2 BEASISWA ALIAS SETENGAH-SETENGAH

“Aku udah daftar beasiswa Fulbright tapi kok gak dapat.”
“Pendaftaran beasiswa kemarin, seleksi pertama aja gak lolos, ya sudah emang gitu nasib saya.”
Banyak sekali mahasiswa yang akhirnya mendapat beasiswa setelah 2-5 kali mencoba. Bahkan ada yang sampai 15-20 kali. Tuhan tidak akan memberikan jalan kepada kamu kalau kamu tidak berusaha semaksimal mungkin.

That’s enough from me. Source by ICampus. Semoga bermanfaat!

Hope you guys have a nice day! 🐰

With love, #Cdm4101