7 Alasan Kenapa Anak Beasiswa Justru Menjadi Pasangan yang Membanggakan!

7 Alasan Kenapa Anak Beasiswa Justru Menjadi Pasangan yang Membanggakan!

Assalamu’alaikum!! Hiii guys! Welcome back to Cladamn’s Blog!!

Jangan minder jadi anak beasiswa. Dapat bantuan dari negara atau yayasan bukan berarti kamu beda kelas atau kasta sama anak yang bayar reguler. Bahagialah kalau kamu dapat beasiswa, sebab kamu punya kekhususan dan prestasi yang menonjol dibanding teman-temanmu.

Hal yang lebih menarik adalah, anak beasiswa justru merupakan pasangan yang ideal dan terbaik. Kenapa?

1. Anak beasiswa biasanya sudah pasti pinter. Kecerdasannya di atas rata-rata teman-teman sebayanya.

Dapat beasiswa itu gak mudah, lho. Hanya mereka yang terpilih lah yang berkesempatan mendapatkan beasiswa. Otomatis melalui filter yang gak main-main. Lalu, apalagi yang menjadi penilaian selain prestasi? Tak ada. Kesimpulannya, mereka yang berprestasilah yang bisa dapat beasiswa. Nah, kebayang kan kalau pasanganmu kelak adalah penerima beasiswa, anakmu pun pasti cerdas secerdas orang tuanya.

2. Mereka terbiasa berkompetisi menjadi yang terbaik untuk memperoleh beasiswa. Beasiswa aja diperjuangin, apalagi kamu.

Persaingan memperoleh beasiswa itu membuat mereka terbiasa dengan atmosfer yang kompetitif. Mereka akan giat bersaing menjadi yang terbaik agar memperoleh beasiswa. Itu berarti, daya saing mereka cukup tinggi.

3. Anak beasiswa itu mampu bertahan. Itulah kelebihannya.

Mereka harus mempertahankan nilai yang baik agar beasiswanya tak dicabut. Kalau belajar aja bisa dipertahanin, apalagi hubungan kalian. Terbiasa bertahan dalam situasi dan kondisi apa pun untuk memperoleh hasil yang maksimal. Itulah kelebihan mereka. Mereka berjuang agar beasiswanya tak dicabut di tengah jalan.

4. Hidup sederhana jadi makanan sehari-harinya anak beasiswa. Dalam membangun rumah tangga, mereka tak kaget kalau harus memulai dari nol.

Malu dong kalau anak beasiswa hedon. Mereka akan berusaha menyesuaikan diri dengan uang saku yang diterima dari beasiswa. Mereka pun jadi menghargai sepeser uang yang digunakan.

5. Daripada belanja baju, anak beasiswa lebih suka belanja buku. So, kalau diajak ngobrol apa aja pasti nyambung.

Enaknya ngobrol sama anak beasiswa itu pengetahuannya luas. Mereka bisa diajak ngobrol soal apa aja. Kenapa? Karena mereka banyak membaca. Daripada membeli baju, mereka mending beli buku biar tambah pinter.

6. Anak beasiswa suka berorganisasi. Alhasil temannya banyak. Pikirannya pun jadi terbuka.

Ada beberapa yayasan yang mensyaratkan anak beasiswa ikut beragam organisasi. Ini untuk menyeimbangkan kehidupan akademis dan sosialnya. Karena itu, anak beasiswa terbiasa bertemu dengan orang banyak dan jendela pengetahuannya pun terbuka lebar.

7. Anak beasiswa itu biasanya cinta dan patuh pada negara serta bercita-cita membangun bangsa.

Anak beasiswa itu jiwa nasionalismenya tinggi. Mereka merasa dihidupi oleh negara atau instansi pelat merah lainnya. Otomatis mereka ingin memberikan yang terbaik buat negara atau paling tidak ingin ikut andil mencerdaskan anak-anak bangsa.

Nah, kriteria-kriteria tadi cukup ideal kan buat dijadikan pasangan? Jadi jangan ragu menjalin hubungan dengan anak beasiswa.

Sumber : Hipwee.com

6 Rahasia Grammar Bahasa Inggris Si Syukur

6 Rahasia Grammar Bahasa Inggris Si Syukur

Assalamu’alaikum!! Hii guys! Welcome back to Cladamn’s Blog!!

Di blog kali ini, aku mau share cerita keren, nih. Dilansir dari akun sosial media ICampus Indonesia yang memposting cerita tentang si Syukur. Bagaimana ceritanya? Yuk, kita simak!!

Teman saya asal Madura, biasa dipanggil Syukur, adalah salah satu teman yang pandai dalam grammar bahasa Inggris. Jangankan tingkat dasar, tingkat advance pun ia kuasai. Meski ia tampangnya kelihatan bukan seperti ahli grammar, tapi ia ternyata lebih pintar dari sekian banyak makhluk di Indonesia yang ngebet pintar dalam grammar bahasa Inggris.

Syukur mungkin sangat bersyukur memiliki kemampuan lebih dalam memahami grammar. Namun itu bukan hanya sekedar nikmat dan anugerah Tuhan semata. Ternyata ia memiliki rahasia khusus untuk pandai dalam grammar bahasa Inggris. Dan saya dengan sangat berat hati akan membongkar semua rahasia pintar grammar ala teman saya ini biar kita semua bisa pintar memahami grammar bahasa Inggris seperti Syukur.

Pertama, Niat Belajar Grammar

Niat yang baik akan membawa hasil yang baik. Jika kita dengan sungguh-sungguh berniat untuk mahir dalam grammar bahasa Inggris, maka cepat atau lambat kita yakin akan bisa grammar bahasa Inggris. Seandainya kita tidak memiliki niat tulus untuk bisa grammar__misalnya saja, untuk memikat hati wanita, siap-siap saja grammar yang kita kuasai akan lambat laun musnah dari ingatan kita.

Jika sudah niat belajar grammar, apapun yang terjadi, hujan, petir, angin ribut, plus banjir menghadang sekalipun, kita wajib berangkat ke kampus untuk mengikuti kuliah grammar. Itu misalkan saja……

Kedua, Guru Grammar Yang Bersahabat

Ketika kita sudah memiliki niat yang kuat, saatnya kita memiliki guru yang bersahabat. Guru yang bersahabat adalah model guru yang enak diajak ngobrol; ia tidak segan mengatakan “bodoh” kepada kita__saking akrabnya. Ia tidak memiliki banyak aturan ketika mengajar, mengalir saja seperti sungai. Ia tidak marah ketika dibilang, “Ternyata guru saya lebih bodoh dari saya”. Ah pokoknya, guru yang enak diajak berdebat dengan tanpa malu dianggap salah oleh sang murid. Karena guru yang bersahabat tidak pernah merasa paling pintar sendiri.

Jika ada guru penuh dengan aturan, misalnya, tidak boleh mendengarkan ipod ketika belajar grammar, maka ia bukan tipe guru yang bersahabat. Karena seorang yang bersahabat, baik guru ataupun tidak, adalah orang yang mampu mengerti apa yang membuat kita nyaman ketika belajar grammar. Maka, carilah guru yang bersahabat….

Jika tidak ada, maka ciptakan guru yang bersahabat. Mintalah guru bahasa Inggris favorit anda untuk menjadi guru yang bersahabat seperti keterangan di atas.

Ketiga, Belajar Tanpa Henti

Belajar tanpa henti bukan berarti kita harus setiap hari membaca buku grammar saja, tapi belajar tanpa henti harus diartikan bahwa kita tidak boleh lepas dengan grammar ketika kita mempelajari materi bahasa Inggris lainnya. Ketika kita belajar speaking, coba periksa apa ada yang aneh dengan grammar kita ketika berbicara bahasa Inggris atau tidak.

Ketika belajar writing, coba periksa apa tulisan kita sudah sesuai dengan kaidah grammar bahasa Inggris atau tidak. Dan begitu seterusnya… Jika perlu, kita bisa membuat catatan grammar dari setiap kegiatan membaca buku bahasa Inggris yang sering kita lakukan. Catat paragraf mana yang memiliki komponen grammar yang sedikit sulit.

Keempat, Luangkan Waktu untuk Berlatih

Biasanya selain buku grammar yang lengkap (baca: Buku Grammar Terbaik) pasti memiliki banyak latihan soal-soal grammar. Misalnya, buku karangan Betty S. Azar – Understanding and Using English Grammar, memiliki banyak latihan soal setiap materinya yang bisa mengisi waktu luang sobat. Jangan terus menerus membaca teori grammar karena hal tersebut bisa membuat otak anda tidak sehat; hal tersebut pun bisa membuat materi grammar yang sudah kita pelajari hilang dalam sekejap.

Kelima, Belajar Grammar sampai Puncak

Belajar grammar sampai puncak bukan berarti belajar grammar ke objek wisata puncak 🙂 Belajar grammar sampai puncak harus diartikan bahwa belajar grammar harus bertahap dari mulai basic, intermediate, dan advance. Belajar adalah proses. Tanpa pondasi dasar yang kuat dan kokoh, anda tak kan bisa membuat gedung bertingkat. Mulailah belajar dari nol terus dan terus hingga ke ujung puncak kenikmatan memahami grammar.

Jangan pernah berani mempelajari teori grammar advance jika otak sobat masih berisi teori grammar tingkat basic. Misalnya, teori dasar grammar bilang, “I love you because you’re beautiful” sedang teori grammar advance bilang, “beautiful, I love you” Keduanya diartikan sama, mengapa demikian? Pokoknya, jika sobat belajar secara bertahap, semua rahasia mengapa banyak perbedaan antara grammar tingkat dasar dengan grammar tingkat mahir pasti bisa diketahui.

Jika sobat melewatkan proses belajar grammar ini; berarti sobat telah melewatkan banyak materi pendukung dalam belajar grammar bahasa Inggris secara lengkap.

Keenam, Selalu Bersyukur

Kita wajib bersyukur karena kita dianugerahi kemampuan untuk belajar grammar. Masih banyak orang yang ingin bisa bahasa Inggris, tapi mereka belum tentu ingin bisa grammar. Apalagi, jika kita sudah sangat mahir dalam grammar bahasa Inggris, kita sangat wajib bersyukur bahwa masih bisa menguasai grammar tanpa ketinggalan satu materipun dalam otak kita.

Mungkin, keenam rahasia grammar bahasa Inggris si Syukur sudah cukup membuat kita bersemangat lagi untuk tetap meneruskan perjuangan kita dalam memahami grammar secara lengkap….

Apa Ada Rahasia Lagi?

Ya, masih ada satu rahasia lagi yang belum diungkap oleh Syukur. Namun, dari gerak-geriknya selama saya mengenal dia, saya tahu apa rahasia sebenarnya pintar dan mahir grammar bahasa Inggris…. Biarlah hal itu tetap menjadi rahasia; karena jika keenam rahasia di atas sudah anda kuasai, cepat atau lambat anda pasti tahu ada apa di balik rahasia terakhir ini….

Wah, keren banget, ya?! Semoga kita semua bisa mengambil pelajaran penting dari cerita di atas! Okay?!
Semoga bermanfaat!!

11 Perbedaan Antara Orang Sibuk Dan Orang Produktif Yang Jarang Dipahami Oleh Orang Lain

11 Perbedaan Antara Orang Sibuk Dan Orang Produktif Yang Jarang Dipahami Oleh Orang Lain

Assalamu’alaikum!! Hii guys! Welcome back to Cladamn’s Blog!

Kalian tau ga sih sebenarnya orang sibuk dan produktif itu beda lohhh! Apa aja sih perbedaannya? Let’s check it out!

1. Orang Sibuk Ingin Terlihat Seperti Mereka Mempunyai Misi – Orang Produktif Memiliki Misi Untuk Hidup Mereka

Orang sibuk adalah orang yang menyembunyikan keraguan tentang tujuan mereka dengan bertindak percaya diri dalam langkah-langkah mereka. Berbeda dengan orang produktif, mereka bertindak cukup jelas pada tujuan mereka. Bahkan ketika mereka ragu pada tujuannya, orang lain mampu melihat keraguannya.

2. Orang Sibuk Memiliki Banyak Prioritas – Orang Produktif Memiliki Beberapa Prioritas

Tidak ada yang terlalu sibuk, jika mereka peduli pada waktu mereka. Kesuksesan hidup ditentukan oleh prioritas. Jika kamu memiliki tiga prioritas, kamu akan lebih fokus menjalaninya. Namun, jika kamu memiliki 25 prioritas, bisa dipastikan hidupmu akan berantakan.Orang-orang yang sukses menjalani bisnisnya, mereka tidak membuat produknya menjadi lebih baik, tetapi membangun sistem yang lebih baik agar produknya dapat menjadi lebih baik. Sebaliknya, orang-orang yang sibuk selalu berusaha untuk membuat produknya lebih baik tanpa mengembangkan sistem yang lebih baik untuk menciptakan produknya.

3. Orang Sibuk Mengatakan Ya Dengan Cepat – Orang Produktif Mengatakan Ya Dengan Perlahan

Mengatakan ya memang kedengarannya cukup mudah bagi sebagian orang. Namun jika semua hal yang ditawarkan padamu selalu kamu sanggupi, kamu akan menjadi orang yang super sibuk dan yang terjadi kamu tidak akan bisa menepati semuanya. Dengan begitu orang-orang akan kehilangan kepercayaan terhadapmu.Berbeda dengan orang produktif, sebelum mereka menyanggupi hal-hal yang ditawarkan padanya, mereka bertanya dulu pada diri sendiri; apakah aku sanggup menerima hal itu? Apakah tawaran itu nanti bisa membuat waktuku menjadi berantakan? Setelah itu baru mereka memilih antar ya dan tidak.

4. Orang Sibuk Fokus Pada Tindakan – Orang Produktif Fokus Pada Kejelasan Sebelum Bertindak

Agar kamu bisa fokus pada tindakan yang ingin kamu lakukan. Kamu harus mendapat kejelasan dari tindakan yang ingin kamu lakukan. Sumber daya terbesar yang pernah memandumu dalam menjalani kehidupanmu adalah pengalaman pribadimu. Jadi jika kamu lebih fokus pada kejelasan sebelum mengambil tindakan, cara kerjamu akan menjadi lebih efektif.

5. Orang Sibuk Menjaga Semua Pintu Terbuka – Orang Produktif Menutup Pintu

Ketika kamu masih mudah, melakukan banyak hal sangatlah baik agar memiliki banyak pengalaman. Belajar bahasa, belajar teknologi, pergi ke kampus, dan berbagai hal lain yang perlu untuk dipelajari. Namun pada titik tertentu, ada saatnya kamu harus melepas sebagian pilihan agar kamu bisa lebih fokus menjalani kehidupanmu. Jika tujuan kamu di tahun ini bisa menguasai pemograman web misalnya, setidaknya setahun kemudian kamu sudah harus bisa membuat sebuah website.

6. Orang Sibuk Berbicara Tentang Kesibukan Mereka – Orang Produktif Membiarkan Hasil Mereka Yang Berbicara

Ini adalah sesuatu yang harus kamu pahami. Orang sibuk selalu membicarakan kesibukan mereka seolah-olah mereka tidak ingin di ganggu. Hal itu karena mereka dituntut untuk memproduksi sesuatu. Sedangkan orang produktif tidak pernah membicarakan kesibukan mereka, mereka membiarkan hasil mereka yang berbicara.
Sebagai orang bijak tentunya tidak akan menanyakan apa yang sedang orang sibuk lakukan, tetapi bertanya tentang apa yang sudah mereka ciptakan. Hasil kinerja masa lalu adalah satu-satunya indikator yang baik dari kinerja masa depan.

Merasa produktif tidak sama dengan menjadi produktif. Ini Penting, sebagai contoh saya pribadi; aku merasa produktif jika bisa membuat postingan ini dan aku akan menjadi produktif jika postingan ini dapat membatu orang lain menjadi lebih baik.

7. Orang Sibuk Berbicara Tentang Betapa Sedikit Waktu Yang Mereka Miliki – Orang Produktif Membuat Waktu Untuk Sesuatu Yang Penting

Setiap waktu yang kita habiskan untuk beralasan tentunya tidak dihabiskan untuk menciptakan sesuatu. Jika kamu membiarkan dirimu untuk membuat alasan, kamu hanya akan pandai beralasan dengan lebih sempurna. Orang produktif tidak menggunakan waktu sebagai alasan, mereka memahami apakah tindakan yang mereka lakukan bisa efektif untuk mendukung nilai-nilai dan tujuan mereka. Jika tidak mereka tidak akan melakukannya, bahkan jika mereka tidak bekerja seharipun.

Lebih baik melakukan sesuatu dari pada tidak melakukan apa-apa memang kelihatannya baik. Namun yang terbaik, lakukanlah sesuatu yang berhubungan dengan nilai-nilai tertinggimu. Jika tidak bukankah lebih baik kamu diam?

8. Orang Sibuk Banyak Hal Yang Dilakukan – Orang Produktif Fokus Pada Beberapa Hal

Orang-orang produktif memahami pentingnya fokus pada tujuan mereka. Apakah kamu pernah mengetahui teknik pomodoro?Teknik ini mungkin terlihat brutal bagi yang belum terbiasa, namun sangatlah efektif.

9. Orang Sibuk Merespon Dengan Cepat Semua Notification – Orang Produktif Memanfaatkan Waktu Mereka

Saat ini banyak sekali notification atau pemberitahuan yang muncul dari berbagai aplikasi seperti; jejaringan sosial, website, email dan lain-lain. Notification adalah prioritas orang lain, dan bukanlah milikmu. Jika kamu menanggapi semuanya, kamu hanya akan menjadi orang yang selalu memprioritaskan orang lain tanpa berfikir untuk waktumu sendiri.

10. Orang Sibuk Ingin Orang Lain Menjadi Sibuk – Orang Produktif Ingin Orang Lain Menjadi Efektif

Kebanyakan dalam dunia kerja di Indonesia, seorang manajer atau bos mengukur kerja anak buahnya dengan aktivitas. Berbeda dengan manager yang produktif, tolak ukur mereka adalah hasil dari pekerjaan tersebut. Manager sibuk, tidak membiarkan anak buahnya santai, memiliki banyak waktu dan tidak mempedulikan apakah anak buahnya menikmati pekerjaan atau tidak. Manager produktif suka melihat orang lain menikmati pekerjaan mereka, suka menciptakan lingkungan di mana orang lain bisa menjadi unggul.

Orang-orang yang sibuk, mereka ingin dihargai usaha mereka bukan untuk hasil mereka. Setiap orang memiliki hak untuk menikmati pekerjaan mereka, bukan hak untuk menikmati mobil, rumah, uang yang berasal dari pekerjaan yang baik. Produktivitas adalah tentang menghargai perjalanan menuju keunggulan, bukan setiap aktivitas pada pekerjaan tersebut.

11. Orang Sibuk Berbicara Tentang Bagaimana Mereka Akan Berubah – Orang Produktif Membuat Perubahan Tersebut

Orang yang produktif tidak menghabiskan waktu untuk berbicara tentang apa yang akan dia lakukan, tetapi berbicara tentang apa yang sudah mereka lakukan, apa yang telah dipelajari dan apa yang telah menjadi inspirasinya.

Jika kamu ingin menjadi orang produktif, jangan banyak habiskan waktumu untuk membicarakan sesuatu yang akan kamu lakukan. Sebaiknya dedikasikan waktumu untuk menciptakan langkah pertama. Apakah yang kamu lakukan sekarang memerlukan persetujuan orang lain? Apakah yang dapat kamu lakukan dengan sumber daya, pengetahuan dan dukungan yang kamu miliki sekarang? Lakukan apa menjadi keinginanmu sekarang. Sungguh menakjubkan, bagaimana dunia ini menghargai orang yang berhenti berbicara dan memulainya dengan sesegera mungkin.

Kita dilahirkan dengan potensi yang luar biasa. Jangan melepas potensimu dengan membuang-buang waktu dengan banyak bicara. Buatlah sesuatu yang menakjubkan. Ini adalah hadiah terindah dalam hidupmu yang diberikan oleh tuhan.

Semoga bermanfaat!!
Sumber : izwie.com

Fenomena Mother Distrust

Fenomena Mother Distrust

Assalamu’alaikum!! Hii guys! Welcome back to Cladamn’s Blog!

Ada yang sudah tau istilah Mother Distrust apa? Silahkan browsing (mohon maaf) “mama b*ngs*t“, maka akan muncul ribuan tweet anak-anak remaja mengtweet “mama b*ngs*t” atau memaki ibu mereka pada akun sosialnya. Menyedihkan. Apa pasal?

Rupanya, banyak ibu sekarang, yang melupakan arti bonding, atau kelekatan kasih sayang untuk anak anaknya.

Ada seorang anak Pejabat, yang memiliki kelimpahan materi. Membuang Iphone seharga 3 juta rupiah, melempar laptop Mac seharga 35 juta rupiah ke kolam renang rumahnya. Hanya karena dilarang keluar malam oleh Ayahnya. Ketika si ibu datang, melarang anaknya, keluar lah kalimat kebun binatang pada si ibu. *Astaghfirullah..

Setelah diselidiki. Si anak curhat. Bahwa sejak bayi, ia tidak punya bonding terhadap ibu nya. Ibu nya terlalu sibuk bekerja meraih karir, ia jarang merasakan belai kasih ibu nya.

Para Bunda, ternyata hak anak untuk bisa menyusui adalah mutlak, dia menemukan kasih sayang, kenyamanan, cinta kasih lewat emotional bonding dgn ibu nya ketika menyusu. Jangan pernah cepat-cepat disapih.

Maka nya, ketika anak masih bayi, tidak ada istilah bau tangan, anak butuh segera gendong. Karena dia butuh mendapatkan rasa aman dan cinta. Kalau dibiarkan lama-lama, dia akan menjadi anak yg memikirkan diri sendiri tidak memahami perasaan orang lain.

Fungsi ibu memberi rasa aman. Sedang Ayah, menegakkan aturan. Ketika ibu sebagai ratu di rumah tidak lagi dirindukan, anak akan betah lama lama di luar.

Harus menularkan energi positif kepada anak.
Ketika melihat anak bandel, nakal, harusnya anak tersebut lebih butuh kasih sayang dan perhatian kita.

Kebutuhan seorang ibu :
1. Ibu harus punya ‘me time’
2. Couple (ibu harus punya waktu berdua bersama pasangan. Wanita yang sehat jiwa nya, harus mengeluarkan 20.000 kata per hari. Jalan bersama, membahas tentang anak)
3. Family time (waktu bersama keluarga inti)
4. Social Time

Aspek diatas harus seimbang. Skill dasar seorang wanita, menulis. Karena emosi yang tidak keluar atau disalurkan, akan rentan membuat ibu menjadi kasar dan emosional. Curahkan isi kepala dan hati lewat tulisan.

Rumus mendidik anak di era sekarang, adalah menjebol privasi si anak. Jangan GR ketika anak memprotect hp, jangan menganggap dia mandiri. Hati hati.

Kejadian nyata, anak 2 smp, punya akun fb, berteman dengan pemuda yang status FB nya penuh motivasi. Si gadis kagum. Kopi darat, si ibu tidak tahu.
Ternyata si cowok punya niat tidak baik. Awal ketemuan pegangan tangan, lalu mulai berani yang lebih. Tapi si anak perempuan selalu menolak. Sampai suatu waktu, anak gadis di telepon pacarnya tengah malam, ia berbohong bilang menjadi korban begal. Si gadis karena kadung cinta, keluar malam itu hendak menolong pacarnya. Di tempat sepi, ia nyaris mau dinodai. Bersyukur ada bapak bapak melihat dan segera menolong anak gadis tersebut. Si ibu nyaris pingsan. Anak yang dikira baik, dikira tidur di kamarnya, ternyata sudah pacaran 2 tahun dengan pemuda tersebut. Si anak tidak mau cerita dan terbuka dengan bunda nya. Kenapa? Karena bunda nya bukan menjadi tempat yang asik untuk diajak curhat.

Ibu juga harus punya skill dasar agar dirindukan anak. Apa saja?

Bisa Memasak

(audience heboh byk yg protes), Ustadz mengatakan memang tugas seorang ibu bukan memasak, di kitab fiqih mana pun tidak dijelaskan tugas utama ibu memasak, krn kita membangun rumah tangga, bukan rumah makan. Harus bisa masak, agar anak kangen dengan masakan ibu.

Memijit

Anak sampai usia berapa pun butuh dipeluk dan disentuh. Ketika anak yg biasa dipijat di punggung, perut, dan tangan, maka ia akan terbiasa lancar bercerita. Maka nya profesi tukang pijit sekalian tukang pijit jadi konselor juga. Pelajari ilmu akupresure, akupuntur.

Mendengarkan

Kalau wanita ditanya banyak jawab singkat. Berarti dia lagi sedih. Kalau ditanya sedikit jawabannya banyak, tanda si ibu lagi happy.

Penutup :
Ketika ibu sudah dirindukan, maka anak akan punya definisi indah tentang rumah. Rumah dimana disana ibu berada. Ibu yang selalu punya cinta yg membuat anak ingin pulang.
—-〰〰〰
By : Ajo Bendri Jaisyurrahman
Dan dirangkum oleh : Nailah Assagaf

Move On dari Menyalahkan Diri Sendiri

Move On dari Menyalahkan Diri Sendiri

Hi, Dear!
Kita semua pasti pernah melakukan kesalahan, menyakiti orang lain, atau mengalami kegagalan. Namun, ada dari kita yang kemudian adaptif memperbaiki kesalahan dan apa pula yang masih tenggelam dengan perasaan bersalah serta menyalahkan diri sendiri. Ketika semua hal sedang melumpuhkan kita, hidup seakan terasa seperti magnet yang menarik kita dalam lubang hitam yang begitu gelap. Pikiran dan perasaan negatif terus saja menghantui sehingga kita merasa semuanya adalah hasil kesalahan diri yang sulit dimaafkan. Sedih, takut, cemas dan khawatir akan memungkinkan melakukan kesalahan yang sama sama besarnya, dengan kecemasan kita tentang kapankah masa ini akan berakhir, dan apakah luka ini akan sembuh?

Terjebak dalam luka batin bukanlah hal yang mudah. Terlebih jika perasaaan-perasaan negatif lebih sering muncul dalam keseharian, dibandingkan dengan perasaan positif. Ditambah dengan keseharian kita untuk terus menerus menyalahkan diri sendiri atas semua hal yang terjadi.

Self-Blame atau perilaku menyalahkan diri sendiri adalah bentuk kekerasan emosi yang paling toxic. Perilaku ini juga diketahui banyak dialami oleh orang-orang dengan  (MDD) dan menjadi salah satu pemicu timbulnya stress hingga depresi. Dalam tahap, seseorang cenderung mengamplifikasi ketidakberdayaan diri dan beranggapan bahwa dirinya tidak mampu lagi keluar dalam bayang-bayang rasa bersalah yang telah mengakar. Dia akan cenderung menyalahkan diri, semakin hari semakin sedih dan menjalani hidup dengan berat. Self-Blame layaknya sebuah lorong gelap yang hanya berisikan kesedihan dan tidak berujung.

Hidup yang terus menerus menyalahkan diri sendiri tentu tidaklah nyaman. Jangankan untuk bisa merasa nyaman dengan diri sendiri,  diri kita justru berubah menjadi hakim yang terus menyalahkan dan melabeli diri dengan hal-hal negatif.  Untuk bisa lepas dari jeratan Self-blame, hal yang perlu dilakukan adalah menyadari berbagai emosi yang muncul dari dalam diri,  baik itu emosi negatif maupun positif. Emosi negatif dan emosi positif merupakan sebuah respon yang kita rasakan ketika mengalami sebuah peristiwa. Namun , untuk mengakui dan merangkul emosi negatif tersebut bukanlah sesuatu yang mudah. Kita menjadi takut untuk menyadari bahwa emosi negatif tersebut hadir dengan paradigma bahwa emosi negatif merupakan suatu hal yang ‘buruk’.

Hidup adalah tentang ketidaksempurnaan-ketidaksempurnaan , deretan kesalahan, kerentanan-kerentanan dan berbagai pengalaman yang kita dapatkan. Justru dengan ketidaksempurnaan, kesalahan dan kerentanan tersebut membuat kita menyadari bahwa kita adalah manusia. Manusia yang di perbolehkan untuk melakukan kesalahan, rentan terhadap sesuatu, tidak sempurna, tidak bahagia, dan tidak baik-baik saja.Hanya, yang membedakan manusia satu dengan yang lainnya adalah diri yang mau dan bersedia untuk menerima segala “kekurangan-kekurangan” tersebut hingga akhirnya membuat kita sadar bahwa di dunia ini tidak ada yang namanya sempurna. Kesalahan adalah wajar, asalkan di perbaiki. Ketidaksempurnaan adalah wajar ketika kita mengakui dunia ini bukan tentang kesempurnaan.

Mari belajar move on dari menyalahkan diri sendiri!

Semoga bermanfaat!

Hope you guys have a nice days! 🐰
#cdm4101

Sabar…, Semua Ada Waktunya

Sabar…, Semua Ada Waktunya

Zaman sekarang, katanya “no life” kalau ga main ke luar rumah saat weekend. Bener gak? Wah?!

Kita pasti udah sering banget liat teman-teman yang weekendnya dihabisin di luar rumah, ‘cuma sekedar nongkrong, refreshing, dan kebutuhan instastory’ katanya. Sampai menghabiskan waktu di cafe 3-5 jam. Padahal, tugas dari kampus atau sekolah numpuk. Yeah, I think we have different personality, right?! Yaa, sekali-kali boleh lah refreshing, asal jangan keseringan, gawat!!

Mau ga sih santai ketika masa tua datang? Semuanya pasti menjawab “of course!

So, gaakan ada ruginya kok buat kalian yang weekendnya dipake buat kerja, nugas, belajar,  atau apapun itu yang tujuannya untuk perjuangin masa depan. Insya Allah, yakin bakal Allah ganti dengan weekend lain ketika kamu dapat kesempatan refreshing sambil ngopi bareng orang-orang tersayang, bikin mereka seneng pake uang kamu! Ya kan? So, kamu bakalan sehat terus kok kalau masa mudanya bermanfaat dan terkoordinir.

Kalo di masa muda kamu kerja keras, maka masa tua udah nungguin buat nyambut hangat kamu ke “santuy vibes” nya dia.

Terus masa tua bisik-bisik, “Sekarang waktunya kamu ber-santuy, dear.

Tak perlu khawatirkan masa tua jika dimasa mudamu kamu menjadi pekerja keras.

BUT, REMEMBER : Kerja keras boleh, tapi jangan lupa kasih ruang untuk dirimu beristirahat 🙂

Hope u guys have a good day, love  
#Cdm4101