7 Alasan Kenapa Anak Beasiswa Justru Menjadi Pasangan yang Membanggakan!

7 Alasan Kenapa Anak Beasiswa Justru Menjadi Pasangan yang Membanggakan!

Assalamu’alaikum!! Hiii guys! Welcome back to Cladamn’s Blog!!

Jangan minder jadi anak beasiswa. Dapat bantuan dari negara atau yayasan bukan berarti kamu beda kelas atau kasta sama anak yang bayar reguler. Bahagialah kalau kamu dapat beasiswa, sebab kamu punya kekhususan dan prestasi yang menonjol dibanding teman-temanmu.

Hal yang lebih menarik adalah, anak beasiswa justru merupakan pasangan yang ideal dan terbaik. Kenapa?

1. Anak beasiswa biasanya sudah pasti pinter. Kecerdasannya di atas rata-rata teman-teman sebayanya.

Dapat beasiswa itu gak mudah, lho. Hanya mereka yang terpilih lah yang berkesempatan mendapatkan beasiswa. Otomatis melalui filter yang gak main-main. Lalu, apalagi yang menjadi penilaian selain prestasi? Tak ada. Kesimpulannya, mereka yang berprestasilah yang bisa dapat beasiswa. Nah, kebayang kan kalau pasanganmu kelak adalah penerima beasiswa, anakmu pun pasti cerdas secerdas orang tuanya.

2. Mereka terbiasa berkompetisi menjadi yang terbaik untuk memperoleh beasiswa. Beasiswa aja diperjuangin, apalagi kamu.

Persaingan memperoleh beasiswa itu membuat mereka terbiasa dengan atmosfer yang kompetitif. Mereka akan giat bersaing menjadi yang terbaik agar memperoleh beasiswa. Itu berarti, daya saing mereka cukup tinggi.

3. Anak beasiswa itu mampu bertahan. Itulah kelebihannya.

Mereka harus mempertahankan nilai yang baik agar beasiswanya tak dicabut. Kalau belajar aja bisa dipertahanin, apalagi hubungan kalian. Terbiasa bertahan dalam situasi dan kondisi apa pun untuk memperoleh hasil yang maksimal. Itulah kelebihan mereka. Mereka berjuang agar beasiswanya tak dicabut di tengah jalan.

4. Hidup sederhana jadi makanan sehari-harinya anak beasiswa. Dalam membangun rumah tangga, mereka tak kaget kalau harus memulai dari nol.

Malu dong kalau anak beasiswa hedon. Mereka akan berusaha menyesuaikan diri dengan uang saku yang diterima dari beasiswa. Mereka pun jadi menghargai sepeser uang yang digunakan.

5. Daripada belanja baju, anak beasiswa lebih suka belanja buku. So, kalau diajak ngobrol apa aja pasti nyambung.

Enaknya ngobrol sama anak beasiswa itu pengetahuannya luas. Mereka bisa diajak ngobrol soal apa aja. Kenapa? Karena mereka banyak membaca. Daripada membeli baju, mereka mending beli buku biar tambah pinter.

6. Anak beasiswa suka berorganisasi. Alhasil temannya banyak. Pikirannya pun jadi terbuka.

Ada beberapa yayasan yang mensyaratkan anak beasiswa ikut beragam organisasi. Ini untuk menyeimbangkan kehidupan akademis dan sosialnya. Karena itu, anak beasiswa terbiasa bertemu dengan orang banyak dan jendela pengetahuannya pun terbuka lebar.

7. Anak beasiswa itu biasanya cinta dan patuh pada negara serta bercita-cita membangun bangsa.

Anak beasiswa itu jiwa nasionalismenya tinggi. Mereka merasa dihidupi oleh negara atau instansi pelat merah lainnya. Otomatis mereka ingin memberikan yang terbaik buat negara atau paling tidak ingin ikut andil mencerdaskan anak-anak bangsa.

Nah, kriteria-kriteria tadi cukup ideal kan buat dijadikan pasangan? Jadi jangan ragu menjalin hubungan dengan anak beasiswa.

Sumber : Hipwee.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s